Friday, July 4, 2014

Menguak Kesegaran Berbuka Dengan Air Minum Layak Konsumsi


Setiap sore hari di bulan Ramadhan selalu terbayang di otak saya untuk menyiapkan, kira-kira minuman apa ya yang paling segar untuk berbuka puasa. Muncullah berbagai ide di otak Es kelapa muda, Es dawet, Es campur, Es Teller dan lain sebagainya.






Nah berhubung saya adalah anak kos, satu-satunya cara untuk mendapatkan es yang terbayang segar-segar itu adalah dengan membeli. Banyak pasar Ramadhan yang menjual berbagai jenis minuman yang kelihatanya segar. Tapi membeli minuman yang terbayang segar tersebut ternyata tidak membuat saya benar-benar segar. Karena setelah minum minuman yang saya beli itu tenggorokan saya menjadi gatal, saya mulai batuk-batuk dan lain sebagainya.

Seorang teman mengatakan pada saya kalau membeli minuman di luar harus hati-hati karena biasanya mereka menggunakan gula biang, itulah yang membuat tenggorokan gatal. Serta air yang digunakannya pun kita tidak tau kebersihannya, bisa jadi demi meraup untung yang cukup besar para pedagang minuman itu menggunakan air mentah. Nah loe!


Sejak saat itu saya berhenti membeli minuman diluar demi kesehatan dan memilih membuat minuman sendiri di kos dengan membeli sirup dan Es Batu di warung Ibu Kos saya. Tapi saya belum juga menemukan kesegaran yang benar-benar nikmat. Apa yah penyebabnya setiap kali setelah minum es buatan sendiri dngan sirup asli masih juga batuk-batuk.

Beberapa hari kemudian pagi hari setelah subuh saya ke kamar mandi dan saya melihat ada seseorang di pancuran air keran ada seseorang. Siapakah diaaa???? Betapa kagetnya saya, dia adalah Ibu kos yang sedang menadah air keran dan memasukkan air itu dalam plastik dan itu adalah calon Es Batu yang akan ia jual. Ya itu adalah Es batu yang saya beli. Oh my Good ternyata penyebab saya batuk-batuk adalah Es Batu yang berasal dari air keran itu. huhuhuuuhuuuuu

Dengan berbagai penyesalan dan menahan keinginan minum es saat berbuka, akhirnya saya pun berbuka dengan air putih. Bismilahirrahmanrrahim... MasyaAllahhhhhhhh ternyata segaaaaaar sekali berbuka dengan air putih. Ingatan saya pun kemudian melayang pada sebuah anjuran untuk meminum air putih 8 gelas setiap harinya  atau sekitar 2 Liter karena banyak sekali manfaat yang kita dapatkan dari air putih. diantaranya adalah

1. Bisa membuat kulit lebih indah
2. lebih banyak energi
3. Membantu tubuh mencerna makanan dan mendistribusikan nutrisi
4. Menekan angka kesakitan dan kematian akibat penyakit infeksi

Tapi, meski hanya air putih di era yang sangat modern ini kita juga harus berhati-hati dalam mengkonsumsi air putih. Apakah air putih tersebut benar-benar layak konsumsi???? Karena faktanya saya pernah menemukan sebuah uget-uget pada air minum kemasan galon. Mungkin itu adalah air kemahan hasil pemalsuan oknum-oknum tak bertanggungjawab.

Kemudian sayapun mencoba mencoba mencari tau bagaimana sih sebenarnya standar air minum yang layak konsumsi dan cara mendapatkan air minum layak konsumsi di tengah buruknya kualitas air perkotaan.

Ternyata pemerintah di dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) tahun 2010 sudah mengatur mengenai standar air minum yang layak untuk dikonsumsi.Tapi hal hal ini seringkali diabaikan oleh masyarakat awam. Nah untuk itu yuk mari kita ketahui bagaimana sih ciri air yang layak konsumsi itu?


Pertama; Secara Fisik tidak berwarna alias jernih. Tidak berbau dan Rasanya alami.

Kedua; Secara parameter biologis, air tidak mengandung kuman berbahaya seperti bakteri E Coli dan Coliform.
   
Ketiga; Secara Parameter kimia,mineral dalam air tidak boleh melebihi batas yang diatur oleh pemerintah, yaitu kandungan mineral yang larut dalam air lebih kecil dari 500. Kadar keasaman air yang baik adalah antara 6,5 sampai 8,5. Air juga harus Bebas zat kimia beracun Tidak mengandung logam berat. Tidak mengandung pestisida.

Keempat; Tidak mengandung bahan radioaktif.

Lantas bagaimana solusinya supaya kita bisa mendapatkan air minum layak konsumsi???

Sudah banyak teknologi canggih pemurni air yang mampu menjadikan air keran menjadi air yang layak konsumsi. Kalaupun harus membeli air kemasan maka berhati-hatilah dengan air minum yang palsu. Untuk mengurangi kewas-wasan kita bisa membeli air minum pada tempat atau toko terpercaya.

Mengapa air minum layak konsumsi begitu penting???? Karena faktanya kekurangan air minum layak konsumsi di Indonesia sudah cukup parah.Diare merupakan penyebab kematian kedua terbesar bagi anak-anak di bawah umur lima tahun di Indonesia. Tak hanya itu 13 juta anak-anak balita mengalami diare setiap tahun dan 100 juta rakyat Indonesia tidak memiliki akses air bersih

Penyebabnya adalah air yang terkontaminasi dan pengetahuan masyarakat yang kurang tentang budaya hidup bersih. Nah di bulan Ramadhan ini marilah kita sayangi diri kita, jangan hanya mengikuti hawa nafsu untuk berbuka dengan minuman segar yang ternyata tidak segar. kini bagi saya tak ada yang bisa menandingin kesegaran meneguk air putih murni saat berbuka puasa. Sudah segar, sehat dan bebas dari penyakit. Mulai sekarang, berhati-hatilah dalam mengkonsumsi minuman. Mungkin tidak terasa dampaknya sekarang tapi bagaimanapun juga kesehatan adalah investasi yang berharga. So Jangan disia-siakan kesehatan kita.

Mari berbuka dengan kesegaran air minum layak konsumsi.





Referensi:
http://lombablogpureit.blogdetik.com/tentang-pureit/
www.koran-sindo.com/

11 comments:

  1. Selamat. Tulisan ini menang #NgaBLOGburit. Semoga saya bisa menyusul di kesempatan yang akan datang.

    ReplyDelete
  2. Selamat yak, artikel yg bagus

    ReplyDelete
  3. selamat ya Mak...sudah beruntung tulisannya...

    ReplyDelete
  4. Se la maat mbak :)
    semoga nular ke saya keberuntungannya, amiin :)

    ReplyDelete
  5. berkunjung kemari sambil menyimak, selamat menunaikan ibadah puasa, salam. ditunggu kunjungan baliknya ya ^_^

    ReplyDelete
  6. datang berkunjung, selamat menunaikan ibadah puasa

    ReplyDelete

Silakan komentar

 

The Journey of Life Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang