Saturday, October 4, 2014

Merawat Powerbank Agar Tahan Lama

Secanggih apapun smartphone, semakin banyak aplikasi yang digunakan semakin cepat daya baterai yang akan dihabiskan. Maka tak heran jika banyak keluhan boros baterai.  Powerbank menjadi solusi paling laris yang dipilih para pengguna smartphone dan gadget. Kemanapun pergi, kini powerbank menjadi aksesoris yang wajib dibawa agar gadget tetap bisa digunakan dimanapun berada.


Pada dasarnya, power bank adalah sebuah alat untuk menyimpan energi. Banyak juga yang menyebut power bank sebagai portable charger, yakni alat untuk mengisi ulang gadget ketika kita sedang bepergian. Mengingat fungsi powerbank yang sangat bermanfaat maka powerbank juga memerlukan perawatan layaknya barang elektronik lainnya agar tetap awet dan terus bisa digunakan ketika tak ada aliran listrik untuk mengisi daya baterai gadget.



Pada umumnya power bank dijual dengan kapasitas tertentu, mulai dari 3000 mAh sampai 11000 mAh. Powerbank akan mentransfer energi yang disimpan untuk memenuhi kebutuhan energi gadget lain yang memiliki kapasitas baterai dibawahnya. Misalkan, power bank dengan kapasitas 3000 mAh, mampu men-cas smartphone yang memiliki kapasitas baterai 1500 mAh hingga 2x cas penuh.


Untuk itu sebaiknya pertama kali yang harus diperhatikan jika membeli powerbank adalah memilih yang berkapasitas lebih besar minimal 2 kali lipat dari kapasitas baterai. Misalkan baterai smartphone 1200mAh, minimal harus membeli power bank minimal dua kali lipat dari kapasitas tersebut.  Sebab, pengisian pada power bank apabila terlalu sering juga dapat menurunkan kinerja.


Dalam penggunaan powerbank, jika masih dapat terhubung dengan listrik, maka gunakanlah charger asli bawaan smartphone untuk pengisian baterai. Kurangi terlalu sering menggunakan power bank apabila tidak dalam keadaan darurat. Karena, tingginya intensitas penggunaan power bank juga dapat mempengaruhi kinerja powerbank itu sendiri.


Saat menyimpan power bank juga penting untuk diperhatikan. Hindari meletakkan powerbank pada tempat yang terlalu panas, juga terlalu dingin. Karena hal tersebut dapat merusak komponen baterai. Apabila dalam keadaan darurat, maka harus sapkan tempat khusus agar suhu pada power bank tetap normal.


Salah satu penyebab tidak awetnya powerbank adalah pengisian powerbank yang setengah-setengah, artinya belum penuh sudah dicabut lalu digunakan. Hal seperti ini sebaiknya jangan lakukan. Pengisian power bank haruslah penuh sebelum digunakan. Mengapa? Agar dalam mentransfer energi ke smartphone bisa dengan optimal. Apabila tidak penuh, maka pengisian tidak akan optimal.


Menggunakan smartphone saat mencharge dengan powerbank juga menjadi salah satu penyebab powerbank lebih cepat rusak, karena ia bekerja dua kali lebih keras. Untuk perawatan powerbank sebaiknya matikan smathphone saat mengisi ulang dengan powerbank. Jika baterai sudah terisi setengah barulah nyalakan kembali smartphone. Dengan begitu powerbank akan tahan lebih lama.


Power bank didesain sebagai perangkat yang tidak tahan pada bantingan. untuk itu letakkan dan simpan pada tempat serta posisi yang menjauhkan powerbank dari kemungkinan terjatuh. Sehingga apabila power bank jatuh, biasanya akan secara langsung rusak dan tidak dapat digunakan lagi.



                                                                        Farichatul Jannah, Pemerhati IT

 Adapun bentuk epapernya adalah sebagai berikut




*Tulisan ini telah di muat di surat kabar harian Kedaulatan Rakyat Senin 29 Oktober 2014

2 comments:

  1. Saya punya powerbank samsung ni. Tapi kemarin pb sya jatuh dari atas kebawah sampai kebelah dua. Dan akhirnya saya trmpelin lagi. Ketika sya cass masih bisa mrngisi pb i u tapi apakah akan berpengaruh trhadap hp nya kalo sya pakai ngecas hpnya? Tlomg bantu jawab terimakasih..

    ReplyDelete

Silakan komentar

 

The Journey of Life Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang