Sunday, May 22, 2016

Ternyata Begini Kalau Mau Membangun Startup Seperti BukaLapak


Semalam 20/05 mungkin aku akan sangat menyesal jika tidak hadir di acara BRI Teknopreneur bertema "Literasi Financial Bagi Startup" yang diadakan oleh Blogger Crony di kantor TEKNOPRENEUR Kebayoran Lama. Pasalnya kita yang hadir bisa ngobrol-ngobrol eksklusif dan menggali ilmu sebanyak-banyaknya dari para narasumber handal Indonesia. Diantaranya ada Hari S Sungkari Deputi Bidang Infrastruktur Badan Ekonomi Kreatif RI ada juga Fajrin Rasyid Co Founder BUKALAPAK dan Bpk. Horasman dari BRI.

Ada Bpk Hari S Sungkari beliau selain Deputi Bidang Infrastruktur Badan Ekonomi Kreatif RI, beliau ini ternyata juga tokoh yang mendorong munculnya startup-startup di Indonesia. Beliau menjelaskan apa sih bedanya UMKM dan Startup???

Pak Hari memberikan analagi yang sangat mudah. UMKM, katakanlah jualan bakso dengan aneka inovasinya. Wujudnya jelas bakso, harga ada beli uang di terima. Membuat kerajinan dijual. Barang keliatan ada dan jelas wujudnya. Berbeda dengan Startup. Startup idenya perlu divalidasi dulu. Dan memerlukan proses yang tidak cukup satu tahun dua tahun. Bisa jadi booming di masa depan.



PASSION
Dalam membangun startup juga di perlukan Passsion yang sangat besar. Kalau maunya cuma ongkang-ongkang gak usah bikin startup. Karena biasanya di awal pembangunan sebuah startup semua merangkap pekerjaan. Biasanya hal-hal kecil harus dilakukan sendiri untuk menghemat biaya.

Mas Fajrin dari BukaLapak juga bercerita, dulu mereka membangun BukaLapak juga hanya bertiga. Mereka bahkan sampai sekarang masih membumi, tidak lantas ongkang-ongkang. Sekecil apapun pekerjaan yang bahkan mereka bisa lakukan sendiri. Contoh kongkritnya bisa kita tau adalah iklan. Hanya BukaLapak satu-satunya Startup yang brand ambasador CEOnya sendiri. Gokil kan. Itulah salah satu trik mereka membangun brand tanpa keluar banyak dana untuk bayaran artis.


TRUS
Setelah passion, Bisnis Plan sangat penting untuk membangun sebuah startup. Begitu juga saat akan pinjam uang perhitungan dan penyertaannya.

Ada satu trik cerdas yang Pak Hari share. Kalau kita punya sejumlah uang pasif katakanlah, dalam beberapa tahun kedepan tidak ada anggaran untuk digunakan lebih baik gunakan untuk pinjam uang bank. Maksudnya??? Jadi gini. Kita ciptakan TRUS kepercayaan bank pada kita.

Kita pinjam saja uang ke BANK yang tentu saja konsekuensinya setiap bulan kita bayar cicilannya. Toh ada dana passif tetep bakal bisa bayar terus kan. Nah, kalau kita bayarnya rajin ke bank setiap bulan gak pernah telat, hal ini bisa menjadi raport bagus di BANK tersebut.

Dengan raport yang bagus ini akan menjadi catatan di bank tersebut bahwa kita layak untuk dipercaya. Kalau sudah dipercaya raport bagus, kedepannya kita mau pinjam uang untuk modal untuk pengembangan atau apapun bank akan dengan mudah memberikan. Bahkan tanpa minta, bank akan selalu menawarkan.

Inilah yang dimaksud membangun TRUS kepercayaan dengan Bank.

Tidak hanya membangun kepercayaan bank, tapi juga dengan siapapun. Calon investor, teman, pelanggan siapapun kepercayaan itu penting. Kalau kita sudah di percaya akan mengalahkan segalanya. 

NETWORKING FACT
BukaLapak, mas Fajrin bercerita kalau mereka menerapkan konsep networking fact. Makin banyak yang menggunakan makin banyak mencoba dan akirnya pakai selamanya.

Mas Fajrin tanya pada salah satu peserta. Pada suka pake WhatsApp gak?? kenapa pake?? karena yang lain pake, mau gak mau pake juga, soalnya yang lain banyak yang pake dan gunain WA.

Nah, mas BukaLapak juga begitu, awalnya mereka meminta keluarga saudara dan kawan dekat menggunakan BukaLapak. Juga berawal dari merangkul komunitas, komunitas. Seperti komunitas sepeda kuno, komunitas sepeda, komunitas vespa. Kalau mau jual atau beli di BukaLapak. Makanya akhirnya banyak yang bergabung di BukaLapak.

Karena kejujuran yang tinggi hingga menumbuhkan rasa kepercayaan banyak orang makin banyak yang jualan di BukaLapak. Dengan makin banyaknya yang jualan di BukaLapak maka semakn banyak orang yang beli, karena merasa lebih mudah menemukan yang mereka cari.


BANK BRI Berbagi Tips
Bapak Horasman dari Bank BRI menjelaskan bahwa kini bank semakin terbuka dengan para startup yang ingin berkembang lebih maju. Buat startup-startup yang memerlukan pinjaman modal bisa ke bank BRI aja.

Tipsnya sangat simple buat para startup yang yang ingin meminjam modal ke bank BRI dan cepat dikabulan
1. Lolos pengurusan legalitas usaha seperti NPWP, SKU, SIUP
2. peningkatan legalitas kepemilikan SKM
3. Bermutasi melalui rekening bank
4. Bersih BI Cheking dan DHN

Itu dia sekelumit ilmu yang bisa aku rangkum, dan tentunya lebih banyak lagi yang aku dan peserta lain dapatkan di acara ini yang tidak mampu aku tulisakan satu persatu lagi. Nantikan saja acara Teknopreneur Blogger Crony berikutnya.

Salammm.......

2 comments:

  1. Aku tuh suka banget kalo ada event yg membahas startup, jadi termotivasi :-)

    ReplyDelete

Silakan komentar

 

The Journey of Life Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang