Tuesday, August 2, 2016

Ring of Fire Adventure Return to The East di Kompas TV



Suka banget kan ya kalau lihat program acara jalan-jalan atau advanture gitu? Sammaaaaaaaak aku juga hehehe. Program acara tv yang semacam itu adalah Tayangan favoritku. Rasanya tuh kayak beneran diajak kesana, kita bisa lihat alam indah yang mungkin gak pernah kita lihat di manapun .

Sekarang, pilihan aku untuk menyaksikan tayangan advanture tambah lagi nih... Jika biasanya kita nonton jadinya, enaknya alam pemandangan Indonesia, tapi kali ini kita bisa menyaksikan secara lengkap rangkaian sebuah advanture.


Yups! Kini setiap Sabtu jam 21.00 WIB kita bisa menyaksikan Ring of Fire Adventure (RoFA) bertajuk “Return to The East” di KompasTV.


Nah Sabtu Sabtu (23/7/2016) aku berkesempatan bertemu langsung dengan Youk Tanzil, founder juga Executive Producer RoFA  dan ngobrol-ngobrol tentang RoFA ini. Beliau bercerita acara ini akan  menampilkan berbagai informasi dan tips berkendara sampai bagaimana caranya bertahan di alam liar. Wuihhh ngeri yah kerennya. 

Gak cuma itu kita juga bisa tau, kalau mau advanture gitu butuh kesiapan teknis berupa alat komunikasi satelit dan juga kondisi alat transportasi yang akan digunakan harus dipastikan siap berfungsi.

Lalu yang tak kalah penting dalam tayangan Ring Of Fire advanture adalah pembekalan stamina, penempaan mental dan juga pelatihan kemahiran berkendara. Karena medan yang di lalu tak sama dan selalu berbeda beragam mulai dari aspal, jalanan berkerikil, gunung, bukit, pasir dan lain lain.

Beliau juga bercerita bahwa dengan menyusuri Indonesia ia merasa  “The more i travel, the more i see. The more i see, the more i learn. The more i learn, the less i know," luar biasa yah.



Oya sempat ada yang tanya juga kenapa ke timur padahal Indonesia luas sekali kenapa RoFA ke timur? Nah ternyata ini aladan yang melatar belakangi RoFA ke timur. Karena muncul manusia-manusia yang saling menghujat hanya karena perbedaan. 

Padahal tim RoFA yang sudah pernah ke wilayah timur Indonesia tidak menemukan hujat-hujatan itu di timur. Justru di timur kebaikannya ketulusannya dari hati. Rasa menghargai dan menghormati sangat dijunjung tinggi. Bahkan beliau bercerita, meski merena ada yang non muslim tapi tau kalau kami ada yang muslim ya disediakan tempat untuk sholat khusus.

Maka apa yang sering diributkan justru di Timur tidak ada. Keprihatinan ini yang membuat tim RoFA yang sudah pernah ke wilayah timur Indonesia, kembali lagi mengajak untuk belajar lebih banyak tentang toleransi dalam perbedaan dan untuk memaknai kembali perbedaan sebagai karunia.


1 comments:

  1. Mba Ica, saya jadi keingetan film Indonesia judulnya Perbatasan. Tentang Masyarakat Indonesia yg tinggal di wilayah perbatasan tapi tetap dan selalu cinta Indonesia meski menurut saya kehidupan mereka jauh dari kata sejahtera.

    Dan saya jadi haru apalagi kalau melihat kondisi masyarakat saat ini yang lebih condong pada penyebar luasan berita yang bertajuk negatif :(


    Tontonan seperti ini harusnya yang dapat rating tinggi...

    ReplyDelete

Silakan komentar

 

The Journey of Life Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang