Sunday, August 21, 2016

Sayangi dan Lindungi Anak Dengan Imunisasi


Mendengar kata imunisasi ingatan saya langsung melintas ke sebuah cerita seorang Ibu yang sangat menyesal menjadi orang bodoh. Ha?! Saya sendiri terkejut mendengar beliau mengatakan dirinya sendiri bodoh. Ya, karena Ibu tersebut tidak tau apa yang harus ia lakukan pada saat ia memiliki anak sehingga anaknya (maaf) sakit dan seperti lumpuh. Entah apa nama penyakitnya saya tidak tau.

Lalu Ibu itu bercerita, bahwa ia tak tau kalau anak itu harus di imuninasi dan lain sebagainya. Taunya ketika anaknya sakit ia bawa ke apa ya namanya kalau di desa tu mantri, ya dokterlah, ternyata ibu tersebut melewatkan imunisasi anaknya bahkan tidak memberikan makanan yang selayaknya dikonsumsi anak.

Well, terlepas dari cerita itu, menjadi seperti sebuah peringatan bagiku sendiri yang saat itu belum menikah. Bahwa menjadi seorang perempuan menjadi Ibu harus cerdas cermat dan peduli dengan kesehatan anak. 


Kini saya sudah menikah dan meskipun belum menikah saya jadi begitu memperhatikan dan mencatat setiap ilmu yang menyangkut tentang Ibu dan anak. Salah satunya saat saya mengikuti acara bincang-bincang bersama Kementrian Kesehatan Republik Indonesia pada 29 Juli 2016 di Hotel Park Lane, Kuningan Jakarta. Ngobrolin soal  "Sehatkan Anak Indonesia dengan Imunisasi".

Pentingnya Imunisasi

Banyak pakar yang hadir dalam acara ini salah satunya adalah Dr, Sri. Beliau menjelaskan pentingnya imunisasi untuk anak. Imunisasi diadakan supaya anak-anak mendapat kekebalan tubuhnya dari berbagai macam penyakit ringan maupun penyakit berbahaya yang akan menyebabkan cacat sampai kematian.


Eh, bentar-bentar Dr. Sri nanya nih bedanya imunisasi sama vaksin apa? waduh yang lain gak bisa jawab, apalagi aku yang belum punya anak. Cuma sering dengar sih vaksin tapi takut salah hehhhe...Jadi... Vaksin itu cairan atau bisa dibilang bendanya. Sedangkan imunisasi/vaksinasi adalah tindakan pemberian vaksinnya. Oh.... begitu...


Vaksin merupakan investasi jangka panjang masa depan bagi anak-anak kita. Seperti sudah dijelaskan diawal bahwa vaksinasi adalah meminimalisir penyakit berat yang bisa berujung pada kematian. dibuatnya vaksin adalah untuk melindungi anak-anak dari penyakit. Tapi, bukan berarti ketika sudah divaksin, anak akan terbebas 100% dari penyakit.


Imunisasi wajib menggunakan vaksin yang disediakan oleh pemerintah dan gratis atau dapat membeli sendiri vaksin impor. Vaksin untuk imunisasi wajib merupakan program pemerintah yang terdiri dari BCG, Polio, DPT 123, Campak, Hepatitis B dan hip, diproduksi dan didistribusikan oleh PT Biofarma

Dalam acara ini Dr. Jane juga memaparkan bahwa memberikan imunisasi pada anak adalah wajib dan sudah ada Undang Undangnya nya. Jadi bila orang tua tidak mau memberikan imunisasi pada anak dapat di tuntut oleh hukum yang berlaku. 

Untuk itu bawa anak-anak kita ke puskesmas, posyandu dan juga pelayanan kesehatan lainnya. Tak perlu yang mahal karena pemerintah sudah menyediakan vaksin gratis yang aman dan dijamin keasliannya. Pemerintah sudah sediakan gratis vaksin wajib imunisasi dari Pusat, ke Dinkes, RS, Puskesmas hingga posyandu vaksin terdistribusi.


Karena dengan imunisasi kita dalam menjegah terjadinya atau munculnya penyakit seperti Polio, Hepatitis B, Hib, Tetanus, Campak, Pertusis dan Polio. Ke tujuh penyakit berbahaya ini dapat dicegah dengan pemberian imunisasi menggunakan Vaksin yang hanya dikeluarkan oleh Bio Farma yang tidak bisa di palsukan, karena vaksin ini terdapat kode rahasia. Jadi para orang tua tidak perlu resah dengan imunisasi yang satu ini ya.

Lalu kemudian banyak isu yang beredar bahwa isi vaksin adalah babi ya gak mungkinlah. Trus masih ada yang tidak bersedia imunisasi dengan berbagai alasan, okelah tapi coba pikirkan masa depan anak. Jika sayang dan melindungi anak. Maka ikutilah anjuran pemerintah dan petugas kesehatan. Untuk mengiikuti rangkain imunisasi anak.

Yuk sayangi dan lindungi anak dengan imunisasi.


Hari ini menjadi hari yang paling saya ingat. Sebagai seorang perempuan yang sedang mengidamkan seorang anak tentu apa yang disampaikan dalam acara ini sangat menjadi catatan tersendiri bagi saya. Dan semoga dengan tulisan ini semmakin banyak orang tua calon ibu muda yang siap dan tau apa yang harus dilakukan untuk melindungi anak-anaknya dengan imunisasi.


2 comments:

  1. sy nyesel bgt pas anak kedua kemakan isu anti vaksin jadi imunisasinya ga lengkap :(

    ReplyDelete
  2. alhamdulillah anak saya imunisasinya lengkap, tinggal yang booster aja . . .

    ReplyDelete

Silakan komentar

 

The Journey of Life Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang