Saturday, October 8, 2016

Dear Parents Yuk Nonton Film Wonderful Life



Menonton Film Ini Bikin Orang Tua Tobat
Terkadang sebagai orang tua, kita punya banyak ambisi terhadap anak. Anak harus berprestasi, pintar, juara, hebat sehingga orang tua bisa membanggakannya. Orang tua juga kadang sewot kalau anak lambat belajarnya, lambat pemahamannya.

Menjadi rang tua terkadang juga kurang sabar sehingga sering marah-marah jika nilai sekolah anak jelek, PR anak tak terselesaikan dengan baik. Ya, lelah dengan urusan rumah tangga kerjaaan yang menumpuk membuat orang tua suka marah-marah. Tanpa memahami kebutuhan anak.

Seperti dalam film Wonderful life ini. Amalia yang diperankan oleh Atiqah Hasiholan ini punya prinsip-prinsip hidup harus pintar, harus berprestasi dan harus 'jadi orang'. Amalia perempuan yang perfeksionis dan cerdas mencoba menerapkan itu pada anak semata wayangnya.

Tapi, hidup perkata lain. Aqil anaknya mengidap Disleksia. Kondisi dimana seseorang mengalami kesulitan membaca dan menulis sehingga itu sangat sulit berprestasi dibidang akademik. Disinilah kesabaran orang tua, keluarga harus diuji. 

Dan menonton film ini bakal bikin kita sebagai orang tua kemudian menyadari dan berkata dalam hati..."Ya tuhaaaannnnn ... selama ini gue kadang sering maksa anak, sering marahin anak kalau gini dan gitu...." dan setelah itu akan lebih baik menyikapi kelebihan anak yang semakin hari semakin aktif.

Bikin Orang Tua Sadar Bahwa Anak Adalah Segalanya
Dalam film ini akan ada adegan dimana Amalia dan suaminya berdebat siap yang akan datang memenuhi panggilan sekolahannya Aqil. Karena aqil bermasalah dalam belajarnya. Tapi Amalia dan suaminya sama-sama sibuk dan hanya berdebat.

Ayah amelia yang selama ini juga turut andil mengurus Aqil pun protes Aqil ini sakit apa? umur 8 tahun tapi gak bisa baca dan gak bisa menulis. Bahkan ayahnya Amelia, kakeknya Aqil sampai tanya berapa duit yang dibutuhkan untuk menyembuhkan Aqil, ia siap menanggung pengobatannya.

Ayah Amelia juga termasuk orang yang ambisius terhadap anak-anaknya termasuk pada cucunya Aqil. Bahkan kakaknya Amelia meninggal karena ambisi Ayahnya yang ingin menjadikannya insyinyur padahal IPK nya rata-rata hanya dua.

Dari sini Amelia bertekad ingin menyembuhkan Aqil dengan menempuh berbagai cara hingga pengobatan alternatif. Tapi Amelia juga dilema dengan pekerjaannya yang menumpuk daan menuntutnya ada di kantor. Disini konfliknya bakal bikin gemes. Bakal ngasih tau kita bahwa anak adalah segalanya.

Bikin Orang Tua Belajar Cara Memahami Anak
Orang tua kadang malu kalau anaknya dianggap bodoh, malu karena anaknya tidak mendapat peringkat bahkan ada yang malu juga saat anaknya hiperaktif.  Terutama dalam film ini saat anak Disleksia yaitu mengalami keadaan sult membaca dan menulis. Tentu tak semua orang tau bagaimana harus bertindak.

Dalam film ini kita bisa belajar bagaimana menghadapi anak dengan sabar. Memahami kekurangan anak dengan mengungggulkan kelebihannya. Tidak berfokus pada kekurangannya tapi berfokus pada kelebihan dan potensi anak.

Karena setiap anak terlahir sempurna dengan kesempurnaannya masing-masing.

Film ini Menajadikan Masyarakat Tau Diseleksia dan Cara Menyikapi
Oya saat aku share film ini di sosial media, banyak yang beranggapan kalau film ini mirip sama film india berjudul Taare Zameen Par yang juga bercerta Disleksia. Nah di kesempatan Exclusif Preview Wonderful Life Movie aku sempat ketemu ngobrol dan tanya langsung ke Rio Dewanto selaku Produser dan Atiqah selaku pemain utama.



Kata Rio, bahkan rio bukan penggemar film india. Film yang pernah ia tonton hanya Who wants to be millionare sama apa gitu aku lupa. Jadi rio gak tau film india yang cerita Disleksia itu. So sama sekali gak tau apalagi plagiat tidak.


Dan Atiqah sebagai pemain yang juga sudah pernah nonton film india Taare Zameen Par mengaku film Wonderful Life ini BEDA gak sama. Jauh berbeda hanya tema Disleksianya saja yang sama. Masyarakat hanya saja terlalu cepat bereaksi sebelum membuktikan sendiri. Makanya nonton Wondrful Life dul baru komentar, kata Atiqah.

Salah satu penyebabnya juga mungkin karena Disleksia ini penyakit yang idak populer di Indonesia. Tidak seperti kanker. Coba saja banyak film-film mengangkat tema kanker tapi tidak semua sama kan ceritanya. Begitu pula Wonderful life ini. Dia punya cerita yang berbeda tentang Disleksia.

Film Disleksia Wonderful Life ini lebih edukatif kepada orang tua untuk mengenali tanda-tanda anak disleksia dan bagaimana menyikapinya. Lebih inspiratif karena banyak pesan-pesan tersirat dalam setiap adegannya.

Perjuangan Amalia dalam menghadapi Aqil anaknya yang Disleksia akan membuka cara pandang hidup Aqil. Amelia akhirnnya justru dalam perjalanan mencari pengobatan alternatif untuk Aqil, ia menemukan bahwa Aqil adalah anak yang sempurna dengan kesempurnaannya sendiri.

Yakinlah Film ini untuk #PerempuanWonderful di seluruh Indonesia yang berani melakukan perubahan.


Film Inspiratif ini dibesembahkan oleh Sariayu bersama Visinema, Creatif and Co dan Kepustakaaan populer Gramedia. 

Oya jangan lupa ya, anak nonton keluarga sahabat semuanya mulai tanngal 13 Oktober di Cinema 21 dan Cinema XXI di seluruh Indonesia. Yuk kalau dah nonton boleh sharing apa kesanmu sesudah nonton film ini. 

10 comments:

  1. Pengeenn nonton... tp di kota saya ga ada bioskop..hiks.

    ReplyDelete
  2. Judulnya ngingetin sama drama korea ya Mbak. Wonderful Life. Hmmm,kayaknya mesti ajak anak anak nih weeked ini, eh mulai tgl 13 Oct ya. Kmrn pada pengen nonton Warkop...tapi ragu ragu kalau anak anak mau nonton itu.

    ReplyDelete
  3. pgn ajak suami nonton ah... aku slalu nsuka film2 atiqah, bgs2 biasanya :).. eh tp aku jg jd penasaran mau nonton film yg versi india mba :)

    ReplyDelete
  4. Tadi nangis bukan karena filmnya, tapi inget kelakuan sendiri sering gak adil sama anak ya

    ReplyDelete
  5. Dari judul film aja udah kebayang gimana kerennya mbak, anak memang segalanya pesan yang disampaikan di film ini pas ngena sekali mengedukasi :)

    ReplyDelete
  6. WOnderful life, dari judulnya saja sudah bikin pengin nonton :)
    apalagi ada Atiqah dan Rio
    kereen

    ReplyDelete
  7. Jadi pengen nonton juga, karena aku tu masih sering ngomel kalau anak ku lupa lagi perkalian 1-10

    ReplyDelete
  8. Jadi pengen nonton juga, karena aku tu masih sering ngomel kalau anak ku lupa lagi perkalian 1-10

    ReplyDelete
  9. Pengeeeen nonton karena aku dulu hidup denagn orangtua yang ambisisus. Aku takut kalau aku juga akan seperti itu ke Kak Ghifa. Terima kasih sharingnya Mbak.
    Duh, lamaaaa nggak mampir sini.

    ReplyDelete
  10. Pengen banget nonton film ini.
    Moga ada kesempatan TFS Mbak :)

    ReplyDelete

Silakan komentar

 

The Journey of Life Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang