Wednesday, May 30, 2018

ForKom Asian Para Games dengan Komunitas Penyandang/Pemerhati Disabilitas


Beberapa waktu lalu aku menghadiri Forum Komunikasi Indonesia 2018 Asian Para Games dengan Komunitas Penyandang/Pemerhati Disabilitas di Hotel JS Luwansa yang dihadiri oleh Organisasi Komunitas Penyandang/Pemerhati Disabilitas diantaranya;

NPC Jakarta, YPAC Nasional, Empati, POTADS, Sign Laguage, HWDI (Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia), F K P C T I ( Federasi Kesejahteraan Penyandang Cacat Tubuh Indonesia ), ITMI, Sinergi Muda, GERKATIN (Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu) Indonesia, GERKATIN Jakarta, H I P S D I (Himpunan Pelaku Seni Diferensia Indonesia), ISDI (Ikatan Sindroma Down Indonesia), SOIna (Special Olympics Indonesia), The Light Foundation, LAPPCI (Lembaga, Advokasi dan Perlindungan Penyandang Cacat Indonesia), PERTUNI (Persatuan Tuna Netra Indonesia ), PORTADIN (Persatuan Orang tua Anak Disabilitas)

Yayasan Mitra Netra, ITCFB (IT Center for the Blind), PPDI, Design for Dream, Yayasan Heesu, Perwakilan Plan, International (Sub Divisi Program-Program Penyandang Disabilitas), Co-Founder AYLA, International - Lutfiya Al-Qarani, KARTUNET, Perhimpunan Jiwa Sehat, PORTURIN (Persatuan Olahraga Tuna Rungu Seluruh Indonesia), dan Komunitas Blogger aku salah satunya.

Begitu memasuki ruangan sungguh suasana spirit Indonesia ada di dalam ruangan ini.Teman-teman dari berbagai organisasi komunitas pemerhati disabilitas hadir, begitu pula dengan teman-teman organisasi penyandang disabilitas juga banyak yang hadir.


Mereka yang spesial ini tak ada bedanya dengan kita. Semangat mereka membara. Bahkan aku melihat ada Aktifis tuli, Surya Sahetapy yang sangat aktif disini bersama teman-temannya. Mereka pun berbicara berdiskusi dengan teman-teman tuli lainnya menggunakan bahasa isyarat sangat lancar akrab dan begitu dekat satu sama lain. 

Oya, karena disini semua organinasi penyandang disabilitas hadir, maka forum diskusi ini pun menyesuaikan dan menyediakan penerjemah bahasa isyarat. Jadi mereka yang tidak bisa mendengar juga tetap mengikuti diskusi tanpa kendala.

Baik.

Ini adalah Forum Komunikasi Indonesia 2018 Asian Para Games dengan Komunitas Penyandang/Pemerhati Disabilitas. So pasti we talk about Asian Para Games 2018. For your information gaes, kalau selama ini kamu taunya hanya Asian Games, nah sekarang kamu harus tau bahwa ada Asian Para Games.

Indonesia 2018 Asian Para Games yang merupakan pesta olahraga bagi para penyandang disabilitas juga ingin secara langsung melibatkan komunitas penyandang/pemerhati disabilitas untuk terlibat dalam penyelenggaraan Asian Para Games 2018. Baik sebagai volunteer, maupun sebagai partner penyebar informasi tentang kesempatan untuk bergabung dalam Indonesia 2018 Asian Para Games.

Nah. Supaya kamu tau lagi nih gaes, kalau Asian Para Games ini sudah dilakukan selama tiga kali. Pertama di CINA, KOREA lalu ini di Indonesia.  


Kemarin kita juga diperkenalkan dengan NPC (Nasional Paralympic Committee) of Indonesia.  Peran NPC ini  adalah satu2nya organiasai yang menangani olahraga disabilitas. Peran NPC juga termasuk mengembangkan meningkatkan prestasi atlet Indonesia agar go Internasional.

NPC juga punya peran untuk mempertebal meningkatkan rasa percaya diri dalam bermasyarakat . Oya gaes salah satu peran NPC itu jg termasuk mencarikan lapangan kerja, PNS, perumahan, hadiah bonus bagi atlet yang berprestasi. 

Ada banyak cabang olah raga yang dilakukan NPC adalah angkat besi, atletik, bola Volley duduk, bulutangkis, catur, judo, panahan, renang, sepakbola cp dan lain-lain. Dan selama diadakan Asean Games, atlet difabel kita udah banyak bgt menorehkan prestasi loh...

Sebuah statement yang luar biasa dar pak Yasin " Janganlah kasihani kami tapi berilah kami kesempatan" 

Indonesia 2018 Asian Para Games akan memberikan 5 8000 volunteer untuk Main Games yang akan didistribusikan ke 17 divisi dalam INAPGOC. Dan kalian tau gak sih kalau event olahraga Asian Para Games 2018 ini nantinya akan ada kuota khusus untuk teman-teman difabel menjadi volunter.

Ada 5% kuota khusus difabel sebagai volunteer Asian Games 2018. Bisa dilihat dalam website : http://www.asiangames2018.id/volunteer 

Untuk Periode pendaftaran volunteernya sendiri adalah
Untuk Test Event: 21 April – 31 Mei 2018
Untuk Main Games: 21 April – 08 Juli 2018

Total email yang sudah terdaftar sampai 16 Mei 2018 pukul 12:45 WIB sejumlah 5,421 orang. Total peserta yang sudah lengkap mengisi formulir sampai 16 Mei 2018 pukul 12:45 WIB sejumlah 393 orang. 



Pak Gufron selaku ketua PPDI sekaligus Deputi 2 Asian Para Games Community juga hadir dalam acara ini. Memberikan beberapa cara mendampingi tamu difable saat Asian Para Games nanti. 

Indonesia menjadi tuan rumah pada Asian Para Games 2018 ini tentu bukan perkara yang mudah. Ada buanyak yang perlu dipersiapkan. Untuk acara ini diperlu aksesibilitas fisik dan non fisik. Jadi selain fasilitas untuk jalan, toilet, sarana kesehatan dan lain-lain perlu juga informasi yang akses seperti adanya pengguna bahasa isyarat, misalnya. 

"Keterbatasan bukan berarti dunia terbatas"

Jadi kita harus secepat mungkin memperbaik seluruh sistem serta lingkungan yang ramah bagi difable. Asian Para Games bukan sekedar ajang olahraga ajah. Karena faktanya, melalui event ini, Indonesia seakan dituntut untuk lebih cepat lagi menjadi negara yang ramah disabilitas, yang mungkin sudah ramah tapi dituntut agar lebih ramah disemua aspek lingkungan. 

Dan yang terpenting dalam forum kominikasi ini aku melihat begitu besar antusias para difabel untuk mengeluarkan pendapatnya, banyak banget masukan-masukan keren yang pasti akan menjadi catatan penting dalam menyambut Asian Para Games 2018.



0 comments:

Post a Comment

Silakan komentar

 

The Journey of Life Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang