Sunday, May 13, 2018

Jaga NKRI Mulai Dari Hal Kecil di Sosmedmu

A post shared by Farichatul Jannah (@farichatuljannah) on

Kalau ada istilah OKB (Orang Kaya Baru), aku punya istilah baru sendiri, OSB ( Orang Sosmed Baru). Kalau kata orang orang, OKB itu perilakunya sedikit norak, suka show up supaya yang melihat tau "ini lhooo aku kaya". Ya, gak papa sih punya-punya dia hehehe tapi kan kita hidup berdampingan, ada norma dan etika yang harus kita junjung.

Begitupun OSB, pengguna sosial media yang baru pake, biasanya pengen diakui ke eksistensinya. Dia pun selalu update apapun yang (mungkin) tujuannya baik tapi ternyata apa yang dishare olehnya adalah aib, yang dishare olehnya justru berita bohong, yang dishare olehnya justru memancing perdebatan. Lalu puas kalau sudah jadi rame.

Kenapa tiba tiba aku ngomongin OSB? Ya, entah mengapa semakin canggihnya teknologi dan semakin murahnya akses internet membuat lebih luas masyarakat lagi untuk menggunakan internet. Nah internet bagaikan dua mata pisau. Jika digunakan dengan benar akan bermanfaat, jika tidak , justru membawa petaka.

Tak usah jauh-jauh, aku mengamati perilaku orang-orang terdekat, saudara, tetangga, teman lama, yang baru saja 'megang hape' baru aja 'pake sosmed' mereka cenderung ingin jadi pahlawan dengan menyebarkan hoax atau broadcast-broadcast yang tidak jelas asal usulnya. 

Sungguh melihat banyak orang yang suka ngebroadcast tulisan-tulisan gak jelas atau video video yang tidak selayaknya disebar luaskan sungguh gemes hati ini. Entah bagaimana cara menghentikan kebiasaan-kebiasaan itu.

Sebagai netizen atau pengguna sosial media dan internet yang sudah cukup lama, aku pun mulai sedikit demi sedikit mengerem badai hoax mulai dari diriku sendiri untuk menahan diri dari tidak menyebarkan info yang tidak jelas kebenarannya, hingga memberi penjelasan pada keluarga sahabat terdekat.

#SEBARKANBERITABAIK
Aku sendiri sudah berkomitmen pada diriku sendiri untuk menggunakan sosial media untuk hal-hal yang bisa meningkatkan potensi diri saja. Aku tidak mau dimanfaatkan oleh sosial media. Akulah yang akan memanfaatkan sosial media.

Aku berkomitmen untuk tidak pernah berkeluh kesah atau membuka aib keluarga di sosial media atau membuat postingan yang mengundang pandangan negatif atau mengajak dan yang mengundang pada kebenciaan. 

Aku sendiri sudah berjanji pada diri untuk hanya menyebarkan berita atau postingan yang bermanfaat atau membawa kebahagiaan bagi yang membaca atau yang melihatnya. 

Dan, yang mungkin orang akan bilang aku egois adalah..

Aku akan memblokir teman-teman di sosial media yang mereka selalu menyebarkan berita hoax, selalu membuat postingan yang mengarah pada ajakan kebencian, dan mereka yang tidak bisa menerima berbedaan. Aku juga langsung akan memblokir orang-orang yang suka berkomentar negatif dan kata-kata kasar dan menyakitkan.

Aku hanya ingin menciptakan ambience yang positif agar pikiran kita juga positif. Jika lingkungan kita baik dan positif insyaAllah kehidupan kita pun damai. 

Aku sudah sedikit mulai dari diri sendiri. Akupun mulai berani sedikit demi sedikit bilang ke keluarga terdekat yang masih suka nyebar berita-berita gak jelas atau nyebari gambar video yang tidak seharusnya disebarluaskan. 

Aku juga bilang jangan asal percaya jaman sekarang. Kalau mau tau berita yang benar harus dengar dari sumbernya langsung atau dari berita koran media yang terpercaya yang menjamin informasi itu dari sumber terpercaya. 

Terus menahan diri juga sangat penting. Saat ada orang yang posting ujaran kebencian atau postingan yang memicu perpecahan jangan ikutan komen atau share, semakin dikomen semakin dishare akan semakin naik daun. Laporkan saja akan postingan semacam itu dicekal. 

Nah, di era yang sangat banjir dengan hoax dan nuansa kebencian bagaimana kita bersikap seharusnya?

Jujur saja sebenarnya aku bingung bagaimana harusnya bersikap pada teman atau saudara yang kini tidak lagi bisa menerima perbedaan. Sepertinya melawan adalah cara kurang baik yang justru akan tambah menambah keributan.

Jadi saat bertemu dengan teman atau saudara yang mulai meributkan hal-hal yang memicu ke perpecahan aku tak mau lagi membahasnya atau mencari topik lain yang lebih mengeratkan. 

Coba deh gaes lakukan hal-hal kecil ini di kehidupan kita. Ademin dulu diri kita, lalu bersihkan timeline sosmed kita dari orang-orang yang tidak bisa menerima perbedaan, dari orang-orang yang kerjaannya memancing kebencian dan perpecahan. 

Semakin banyak orang sadar, semakin banyak yang #sebarkanberitabaik maka semakin damai negara kita.

Dan untuk yang terjadi beberapa hari belakangan ini, mohon tahan diri ya gaes untuk tidak semakin menyebarkan hal-hal yang tidak pantas.


Ingat sesuatu yang menggerakan hatimu pada sesuatu yang tidak benar adalah hasut. Yuk gaes jangan putus asa untuk selalu menjaga kesatuan NKRI kita









2 comments:

  1. Sekarang orang-orang lebih memilih jadi yang pertama menyebarkan informasi ketimbang jadi penyebar informasi benar.
    Yuk #sebarkanberitabaik!

    ReplyDelete
  2. Terupdate tapi klo hoax? hiii gemes sama yang gini2 apalagi maaf ya begitu offline pemilik akun beda banget ma "eksistensinya" di medsos. Blok! Apalagi nyebar kebencian.

    ReplyDelete

Silakan komentar

 

The Journey of Life Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang