Tuesday, April 9, 2019

Pake Bahan Carbon, G-SHOCK Makin Kuat dan Ringan

DULU tuh, aku kalo liat orang make jam tangan G-SHOCK nggak banget gitu, lho. πŸ™ŠKesannya itu besar banget ukuran jam tangannya apalagi buat tangan cewek, kaku dan bentuknya itu kayak robot. 🀣

Tapi... pandangan dan cara berfikirku jadi berubah sejak ngadiri undangan launching product G-SHOCK di Jakarta beberapa hari lalu. πŸ€”



Sekarang itu, produk-produk G-SHOCK jauh lebih modern, eye cathing, anak muda banget deh pokoknya. πŸ˜ŽπŸ‘Œ Dan yang paling penting, tanpa meninggalkan keunggulan jam tangan G-SHOCK yang sekarang jauh lebih ringan dan kuat. 😱





Ternyata, semua itu berkat material baru yang dipake di jam tangan G-SHOCK bernama carbon. Carbon, memiliki keunggulan yaitu 10 kali lebih kuat dari besi, 7 kali lebih elastis daripada besi, 1/4 kali lebih ringan daripada besi, tahan terhadap perubahan suhu, material lebih tahan lama, tahan terhadap deformasi (perubahan bentuk) dan tangguh. 😱 Jadi, cukup jelas banget kan yah alasan mengapa G-SHOCK memilih material carbon.


Sadar dengan persaingan jam tangan yang makin ketat, terutama brand-brand yang semula hanya memproduksi smartphone, kini mulai latah berbondong-bondong memproduksi jam tangan (Smart Watch).

Menurutku, apa yang dilakukan oleh Casio, selaku pemegang merek dagang G-SHOCK sudah tepat banget moment-nya. Sekaranglah saatnya. 😊

Pertama, G-SHOCK udah punya pelanggan dan pengguna setianya selama puluhan tahun. Siapa yang nggak kenal sama jam tangan dari G-SHOCK.

Kedua, Smart Watch meskipun sudah final produknya, akan tetapi seperti produk uji coba (trial) masih banyak yang harus diperbaiki di sana-sini. Terlebih dengan kapasitas baterai yang harus diisi terus setiap hari. Merepotkan pengguna. 😬


Tapi jangan salah, kalo saja G-SHOCK nggak segera berinovasi atau nggak mendengarkan keinginan pelanggan, pasar yang tadinya diduduki oleh G-SHOCK bisa jadi diambil oleh pendatang baru jam tangan berbasis Smart Watch.

Nah, hasil inovasi produk yang mendengarkan keinginan para pelanggan atau penggunanya ada di seri G-SHOCK yang menggunakan material carbon dan resin.

Sedikitnya ada empat seri produk G-SHOCK yang bermaterikan carbon antara lain:
* GG-B100 (MUDMASTER)
* GA-2000
* GWR-B1000 (GRAVITYMASTER)
* GST-B200

Khusus yang seri GA-2000, diprediksi bakal laris di Indonesia. Karena selain bentuknya yang stylish, warna-warni dan trendi, juga harganya yang terbilang 'murah' di jajaran produk G-SHOCK yang menggunakan material carbon.

Untuk seri GA-2000 harganya sendiri disarankan dengan harga retail Rp 2.299.000. Oh, iya untuk seri GA-2000 sendiri dibagi menjadi tiga tipe: GA-2000E-4A (tali strip berwarna orange), GA-2000-1A9 (list berwarna kuning) dan GA-2000-1A2 (tali strip berwarna biru).


Diantara ke-tiga dari tipe GA-2000 pun masih ada pembagian lagi. πŸ™ˆKhusus, yang tali stripnya bisa diganti hanya ada pada tipe GA-2000E-4A dengan dua pilihan strap warna yaitu cokelat lumpur dan abu-abu. Khusus yang tipe ini baru masuk ke Indonesia beberapa bulan ke depan dijual dengan harga Rp 3.399.000.


Sementara itu, selain seri GA-2000E-4A seperti seri GA-2000-1A9 (list berwarna kuning) dan GA-2000-1A2 (tali strip berwarna biru) dan beberapa produk G-SHOCK seperti GG-B100 (MUDMASTER), GWR-B1000 (GRAVITYMASTER) dan GST-B200 sudah tersedia di Indonesia sejak 27 April sampai 11 Mei 2019.


Kabar baiknya akan ada cashback sebesar Rp 100.000 dengan menunjukkan kode promosi khusus kepada pramuniaga toko. Buat info lebih jelasnya, makanya jangan lupa follow akun Instagram resmi G-SHOCK di @gahockindo dan akun resmi PT. Gilang Agung Persada distributor resmi jam tangan Casio Indonesia @casiostore_id 😁

Sementara itu, kalo harga GWR-B1000 diperkirakan akan dibandrol dengan harga Rp 16.949.000, GG-B100 Rp 5.749.000, GST-B200 Rp 4.949.000. Kalo aku sih lebih suka yang G-SHOCK seri GA-2000E-4A, kalo kamu suka yang mana?

0 comments:

Post a Comment

Silakan komentar

 

The Journey of Life Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang