Monday, February 28, 2022

Wajah Cerah dengan Pond's Triple Glow Serum dan Triple Glow Serum Mask

Buat kamu pecinta drama korea pasti sudah keracunan banget deh pikirannya dengan wajah-wajah mulus dan cerah artis korea. Bisa gitu ya mereka tampil seperti gak pake make up tapi wajahnya cerah, bersih,  mulus. Cantik cantik ganteng-ganteng.

Beda ama kita, eh kita…. Aku ding, yang rasanya engga pede kalau kalau gak pake bedak atau makeup lainnya seminim apapun pasti pakai. Rasanya lelah hayati  hahahha. Lalu ku jadi kepikiran, gimana ya biar kalaupun gak makeup bisa pede,  apa ya yang bisa jadi andalan, biar ku bisa tampil bareface tapi tetep pede dan gak malu-maluin.

Apa aku harus ke korea? Hahhaa ya gak mungkin lah, nah untung aku ketemu sama serum pencerah wajah yang cocok banget nih, Pond’s Triple Glow serum. Jadi formula terbaru dari Pond's  yang ini tu bisa mencerahkan, melembutkan, dan melembapkan wajah kita.

Kalau dulu pengen glowing harus memakai ini itu, nah untuk hasil kulit glowing seperti yang selama ini sulit aku  dapatkan, hanya dengan menggunakan krim saja Pond’s Triple Glow serum, hal ini jadi ,mungkin.


Its all about Triple Glow Serum


KESAN PERTAMA Pond’s Bright Beauty Triple Glow Serum


Jujur aja si, aku lebih memilih untuk mencoba dulu dengan membeli yang kemasan sacset, jadi kalaupun engga cocok gak mubadzir banyak.

Dan kesan pertama saat aku pakai Pond’s Triple Glow serum itu, yang aku suka aromanya tidak terlalu menyengat dan lebih soft aja itu rasanya, pas diolesin ke wajah itu lumer dan mudah diusap ke wajah, Udah gitu gampang nyerep.

Lagi-lagi jujur si, pas habis diolesin ke seluruh wajahpun rasanya tu kek seneng aja gitu rasanya enak. Trus kulit wajah jadi lebih kenyal. Hahhaa ini ya buat cewek sengawur aku dan seburu-buru aku tiap pagi, aku bisa loh make up pake serum ini aja habis tu bedakan aja, trus langsung cuss berangkat. Dan cukup bikin aku percaya diri.

Kok bisa sih?

Aku juga tak tau, tapi setelah aku cari tau Pond’s ini ternyata punya formulasi khusus. Yaitu konsentrat serum pencerah yang menggabungkan 3 kekuatan terbaik. Dan ini bisa  bekerja 60X lebih efektif dari Vitamin C^, untuk pancarkan Triple Action Glow kita bestiesssssss.


Yang bikin cerah adalah kandungan Gluta-Boost-C nya yang  mengandung glutathione, antioksidan yang dikenal mampu mencerahkan kulit. Dan uniknya ini nih, bua kamu yang punya flek hitam, Formula Gluta-Boost-C efektif banget menyamarkan flek hitam, untuk wajah tampak cerah dan warna kulit merata.


Trus kok bisa jadi lembut dan lembab gitu kalau dipakai? Pond’s Triple Glow Serum ini Melembutkan dengan Vitamin B3+:  menyamarkan pori untuk wajah tampak mulus. Bisa bikin kulit jadi lembab dengan Hyaluronic Acid yang dengan mudah menyerap mendalam ke setiap lapisan epidermis kulit untuk wajah tampak lembap berkilau

 

Masker Wajah Termaksimal: Pond’s Bright Beauty Triple Glow Serum mask



Oya pond’s juga punya produk masker wajah yang bantu kita banget untuk bisa lebih cerah loh. Namanya Pond’s Bright Beauty Triple Glow Serum Mask. Masker wajah termaksimal versi aku nih

Hahhaha, kenapa kok aku bilang termaksimal? Ya karena selama ini rasanya pake masker wajah tu kek Cuma nempel di wajah seger bentar habis tu udah buang selesai. Lha tapi kok beda pas aku nyobain masker wajaknya pond’s yang satu ini yaitu Pond’s Bright Beauty Triple Glow Serum mask

Habis pakai masker waajah ini tu langsung mood banget. Seger dan kulih wajah rasanya adem, dikulit jadi lembut dan lembab. Pantes aja, ternyata POND'S Bright Beauty Triple Glow Serum Mask baru ini, mengandung serum 100x lebih banyak dari sheet mask lainnya yang pernah aku pakai, untuk mencerahkan, menghaluskan, dan melembapkan kulit dalam 1 kali pakai! 

Gitu gaes.. kalau mau coba juga? Sepertinya aku bakal pakai lagi nih nanti.



Wednesday, November 24, 2021

Mandalika Adalah Kita, Mandalika Adalah Indonesia

Ilustrasi foto (Sumber: Antara)

Ajang balapan motor bergengsi World Superbike (WSBK)2021 di Mandalika International Street Circuit, baru saja berakhir dan secara resmi ditutup pada Minggu (21/11) lalu.


Banyak sekali kisah yang tertinggal di sela-sela perhelatan tersebut, termasuk kisah dedikasi para nakes yang berjuang untuk memberikan bantuan medis selama acara berlangsung. Selain itu, juga ada 3000 personel gabungan TNI dan Polri yang terus siaga mengamankan agar balapan internasional ini berjalan dengan aman, nyaman dan lancar. 


Sebagai orang Indonesia yang menyaksikan langsung WSBK ini merasa sangat bangga dan terharu melihat kesiapan negara kita menggelar acara yang ditonton langsung 1,6 miliar warga dunia ini. 


Hal ini juga dipertegas oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan  bahwa  rakyat Indonesia harus bangga dengan terselenggaranya WSBK di sirkuit yang disebut sebagai sirkuit paling aman di dunia ini. 


Menko Marves juga mengingatkan sebagai rakyat Indonesia, kita harus bangga karena Indonesia kini telah memiliki sirkuit yang banyak menuai pujian dari pembalap internasional yang bertanding di WSBK. 


Kata beliau, sebagai rakyat Indonesia kita juga harus memiliki kepercayaan diri yang besar, jangan pernah kita biarkan  negara lain merendahkan negara kita. Karena keberadaan Sirkuit Mandalika ini telah membuktikan kalau kita  juga mampu menghadirkan sebuah sirkuit sebaik Mandalika.  


Ekonomi Hidup Di KEK Mandalika

Kehadiran sirkuit Mandalika dan gelaran ajang WSBK secara tidak langsung juga memberikan dampak positif kepada peningkatan ekonomi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. 


Hal ini dapat dilihat dari mulai bangkitnya usaha kreatif di Mandalika, mulai dari usaha kuliner hingga hotel dan homestay dengan standar internasional.


Selama WSBK berlangsung, Mandalika yang selama ini sunyi dan tanpa kehidupan di waktu malam, kini menjadi ramai. Mini market , kafe dan restoran juga sengaja buka 24 jam untuk memenuhi kebutuhan para wisatawan  yang datang. 


Selain itu, okupansi hotel juga meningkat tajam sehingga banyak wisatawan yang tidak kebagian hotel. Pemesanan hotel, ressort hingga homestay  bahkan sudah penuh jauh hari sebelum WSBK berlangsung. 


Menurut Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim, Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkoinfo, Septriana Tangkari , hal ini membuktikan penyelenggaraan WSBK ikut mendorong penguatan ekonomi bersama di destinasi pariwisata KEK Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk warga setempat. 


Septri juga menjelaskan kalau destinasi pariwisata Mandalika yang telah ditetapkan menjadi program strategis nasional ini tidak hanya dapat menjadi daya tarik wisatawan, namun bisa menumbuhkan ekonomi kreatif yang bisa dinikmati warga setempat.


Kita harus mensupport apa yang telah dilakukan pemerintah di KEK Mandalika. Karena Mandalika ada kita dan Mandalika adalah Indonesia.

Friday, October 15, 2021

Mengenal Bulan Ayu Dyslexia, Program Director Dyslexia Genius Kuala Lumpur


Sejujurnya aku mengenal Dyslexia itu sejak menonton sebuah Film yang menceritakan seorang anak yang mengalami Dyslexia dan semua orang-orang tua seperti nenek kakek tante om dan orang orang disekitarnya membawanya ke dokter, ke dukun, paranormal, bahkan ke pengobatan tradisional. 


Hingga anak ini dan Ibunya melewati banyak hal sampai pada akhirnya Ibunya pun menemukan bahwa anaknya ini hanya butuh perhatian extra darinya. Perhatian dan ketelatenan orang tuanya dan orang orang sekitar mengerti apa yang dirasakan.


Dan aku baru percaya banget bahwa peran orang tua diperlukan lebih ekstra untuk anak anak yang mengalami Dyslexia saat mengikuti cerita kehidupan seorang artis Indonesia yang anaknya mengalami dyslexia.


artis ini dengan pasangannya hingga membuat sebuah cara dengan mengubah barang atau benda benda sekitar menjadi huruf, tujuannya agar anaknya bisa membaca dan menulis dengan baik. Alhasil anak ini bisa meraih prestasi dan bahkan menjadi murid terbaik di sekolahnya.


Namun sayangnya di Indonesia apalagi di kampung atau daerah, Dyslexia masih belum banyak dipahami masyarakat. Apalagi kalau orang orang kolot, mereka hanya menganggap anak ini rusuh, nakal, bodoh dan lain lain. 


Akupun mulai resah saat punya keponakan yang sudah seharusnya kelas bisa menulis dan membaca, tapi dia belum bisa sama sekali. Sampai pada akhirnya sama bundanya di lesin privat sama seorang guru. Di awal pertemuan si guru bilang untuk perpertemuan biayanya segini ia sebutkan. Tapi beberapa hari kemudian si guru menaikkan harganya. Nampaknya guru ini mulai kuwalahan.


Dari situ lalu aku mulai mencari tau arti Dyslexia secara luas dan ciri-cirinya serta apa yang harus dilakukan orangtuanya.


Dan gayung inipun bersambut, beberapa waktu lalu aku merasa sangat beruntung bisa mendapatkan kesempatan mengikuti sebuah webinar yang aku rasa it's more than webinar tapi ini tu kek semacam ajang diskusi, curhat ngobrol bareng soal Dyslexia.


Dan ini ngobrolnya engga sama sembarang orang, namun langsung dengan pakarnya yang kehidupannya full of Dyslexia Life. Gak tanggung tanggung beliau ini pakar yang sudah menekuni bidang dyslexia ini kurang lebih hampir 11 tahun.

Beliau adalah Bulan Poerbo Ayu, tinggal di Malaysia . Satu - satunya perempuan di Malaysia yang bekerja mendidik ,mengajar anak anak penderita Dyslexia. Ya Tuhan semoga kau kirimkan Bulan-bulan lainnya di Indonesia, harapku kemudian. 


Dan cerita dia itu bener bener seperti, ini tu sudah di gariskan untuknya menyelami kehidupan Dyslexia. Jadi yang paling menarik itu, Bulan Poerbo Ayu ini tak menyadari bahwa ternyata dirinya sendiri mengalami Dyslexia. Jadi selama ini selama dia sudah sekolah bertahun tahun itu dia engga sadar dirinya adalah seorang Dyslexic.


Sampe pada suatu hari Bulan Ayu ini dikenalin sama temennya sama orang Malaysia namanya Jaldeen, beliau ini seorang pakar juga di Malaysia yang sudah menciptakan "assesment tools" untuk mengenal pasti dyslexia. mereka saling mengenal dan pacaran sampai pada akhirnya menikah. 


Dan Ibunya Mr. Jaldeen ini atau mertuanya Bulan Ayu ini ternyata juga seorang yang gelarnya adalah Ibu Dyslexia Malaysia. nama beliau adalah Puan Sariah Amirin, seorang Pelopor pembelajaran untuk pelajar-pelajar dyslexia. 

Nah karena Mr.Jaldeen seorang pakar, maka ia tau sebenarnya apa yang dialami Bulan Ayu, tapi Mr. Jaldeen gak pernah ngomong apapun kepada Bulan Ayu tentang ciri-ciri Dyslexia yang muncul dalam diri Bulan. 


Mungkin waktu itu Mr. Jaldeen merasa ennga enak ngomongnya, atau kalau ngomong taku salah paham takut putus dan lain lain. Hingga sampai setelah menikah perlahan lahan Mr. Jaldeen memberitau Bulan tentang ciri ciri yang ia lihat pada diri Bulan. 

Suami Bulan Ayu dan Mertuanya

Mr. Jaldeen perlahan mulai menerangkan mengapa Bulan Ayu susah mengeja, pintar berbicara tapi susah menulis yang dimaksud. Susah menghitung dan tidak suka dengan kalimat panjang, susah mengingat hal hal kecil sehingga mereka sering salah faham dan banyak lagi ciri lainnya. 


Lalu Bulan pun mulai berfikir dan flasback, oiya yah. Dulu waktu ia sekolah begini dan begitu. Namun, Mr. Jaldeen memberi tau Bulan bahwa Bulan ini adalah sekian persen anak dyslexia yang sangat sukses dan berhasil. Gimana engga dengan segala masalah yang ia alami Bulan sukses meraih gelar SE., SH., MH.,…kebanyakan dyslexic akan gagal dalam pendidikan dan akan ada masalah emotional dan psychology. Ternyata, dyslexic tidak BODOH dan bisa sukses kok. 


Sampai akhinya Bulan mendalami ini dan mengikuti saran mertuanya untuk menjadi  guru di Pusat Dyslexia yang didirikan oleh mertua saya Puan Sariah Amirin. Dari sana lah Bukan dyslexia dan memperlajari dari “Ibu Dyslexia Malaysia” dan juga suami tentang Dyslexia. Bulan belajar bagaimana cara  membimbing anak-anak dyslexia untuk memahami masalah mereka dan bagaimana mengajarkan mereka mengerti apa yang dialami dan bisa sukses di sekolan mainstream.




Memang tidak mudah tapi Bulan terus belajar, seperti memperhatikan “mood” pelajar, bagaimana sabar menghadapi anak anak saat belajar. Dan rasanya Bulan seperti bercermin pada masa kecilya dulu saat kesusahan dalam belajar. Tapi ada rasa puas juga saat ia bisa membantu mengatasi kelemahan anak anak dyslexia. 

Bulan Ayu juga aktif dalam program awareness dyslexia, mulai dari Johor, ke Melaka, ke Port Dickson, ke Ipoh, Penang, Langkawi, Kota Bharu, Kuantan, sampai ke Sabah dan Sarawak untuk menjalani program-program awareness dyslexia dan juga cara penanganannya.

Dan Ya Allah cerita mengharukan lagi tu, saat Bulan Ayu Dyslexia dikaruniai anak, dan ternyata anaknya juga mengalami Dyscalculia, dia mengalami kesulitan dalam berhitung, mengenal angka dan nilai. Tapi Bulan tak putus asa, pasti bisa lebih baik. Dan sampai akhirnya anaknyapun bisa mengatasi Dyscalculia nya lalu mampu memasuki sekolahan ternama di Malaysia. Hal yang membanggakan anak Dyscalculia bisa masuk sekolah terkenal. 


Nah soal Dyslexia ini  di Indonesia belum banyak yang tahu apa itu Dyslexia, bagaimana penanganannya dan sampai kapan bisa sembuh seperti orang normal lainnya. 

Bahasa umum untuk dyslexia adalah anak anak yang mengalami masalah pembelajaran. Tidak paham urutan angka, tidak paham urutan huruf , susah konsentrasi, susah membaca dll. 

Nah di Malaysia sudah ada sekolah sekolah penanganan Dyslexia ini. Mereka diajarkan sesuai tools yang telah dipatenkan oleh suami Bulan Ayu bernama Jaldeen Mohd Ali.

Selain itu, ibu mertua Bulan Ayu juga mempunyai andil penanganan Dyslexia di Malaysia , menjadi pelopor Dyslexia Malaysia , berjuang agar anak2 Penderita Dyslexia dari taman kanak kanak hingga universitas untuk memperhatikan, memberikan beasiswa kepada anak penderita Dyslexia. 

Sekarang Bulan Ayu yang masih berkewarganegaraan Indonesia menjabat sebagai Director dan Program Director  Dyslexia Genius Malaysia. Sebuah lembaga khusus penanganan anak anak Dyslexia. DYSLEXIA GENIUS Sdn Bhd MALAYSIA


Nah buat teman-teman yang juga ingin mengetahui lebih tentang Dyslexia catat tanggalnya nih buat ikutan webinar nanti. 




Semoga bermanfaat










#Dyslexia
#BulanAyuDyslexia
#BulanBaktiDyslexia  

#DyslexiaGeniusSdnBhdMalaysia 

# PTBid Program

 

The Journey of Life Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang