Wednesday, November 24, 2021

Mandalika Adalah Kita, Mandalika Adalah Indonesia

Ilustrasi foto (Sumber: Antara)

Ajang balapan motor bergengsi World Superbike (WSBK)2021 di Mandalika International Street Circuit, baru saja berakhir dan secara resmi ditutup pada Minggu (21/11) lalu.


Banyak sekali kisah yang tertinggal di sela-sela perhelatan tersebut, termasuk kisah dedikasi para nakes yang berjuang untuk memberikan bantuan medis selama acara berlangsung. Selain itu, juga ada 3000 personel gabungan TNI dan Polri yang terus siaga mengamankan agar balapan internasional ini berjalan dengan aman, nyaman dan lancar. 


Sebagai orang Indonesia yang menyaksikan langsung WSBK ini merasa sangat bangga dan terharu melihat kesiapan negara kita menggelar acara yang ditonton langsung 1,6 miliar warga dunia ini. 


Hal ini juga dipertegas oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan  bahwa  rakyat Indonesia harus bangga dengan terselenggaranya WSBK di sirkuit yang disebut sebagai sirkuit paling aman di dunia ini. 


Menko Marves juga mengingatkan sebagai rakyat Indonesia, kita harus bangga karena Indonesia kini telah memiliki sirkuit yang banyak menuai pujian dari pembalap internasional yang bertanding di WSBK. 


Kata beliau, sebagai rakyat Indonesia kita juga harus memiliki kepercayaan diri yang besar, jangan pernah kita biarkan  negara lain merendahkan negara kita. Karena keberadaan Sirkuit Mandalika ini telah membuktikan kalau kita  juga mampu menghadirkan sebuah sirkuit sebaik Mandalika.  


Ekonomi Hidup Di KEK Mandalika

Kehadiran sirkuit Mandalika dan gelaran ajang WSBK secara tidak langsung juga memberikan dampak positif kepada peningkatan ekonomi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. 


Hal ini dapat dilihat dari mulai bangkitnya usaha kreatif di Mandalika, mulai dari usaha kuliner hingga hotel dan homestay dengan standar internasional.


Selama WSBK berlangsung, Mandalika yang selama ini sunyi dan tanpa kehidupan di waktu malam, kini menjadi ramai. Mini market , kafe dan restoran juga sengaja buka 24 jam untuk memenuhi kebutuhan para wisatawan  yang datang. 


Selain itu, okupansi hotel juga meningkat tajam sehingga banyak wisatawan yang tidak kebagian hotel. Pemesanan hotel, ressort hingga homestay  bahkan sudah penuh jauh hari sebelum WSBK berlangsung. 


Menurut Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim, Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkoinfo, Septriana Tangkari , hal ini membuktikan penyelenggaraan WSBK ikut mendorong penguatan ekonomi bersama di destinasi pariwisata KEK Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk warga setempat. 


Septri juga menjelaskan kalau destinasi pariwisata Mandalika yang telah ditetapkan menjadi program strategis nasional ini tidak hanya dapat menjadi daya tarik wisatawan, namun bisa menumbuhkan ekonomi kreatif yang bisa dinikmati warga setempat.


Kita harus mensupport apa yang telah dilakukan pemerintah di KEK Mandalika. Karena Mandalika ada kita dan Mandalika adalah Indonesia.

Friday, October 15, 2021

Mengenal Bulan Ayu Dyslexia, Program Director Dyslexia Genius Kuala Lumpur


Sejujurnya aku mengenal Dyslexia itu sejak menonton sebuah Film yang menceritakan seorang anak yang mengalami Dyslexia dan semua orang-orang tua seperti nenek kakek tante om dan orang orang disekitarnya membawanya ke dokter, ke dukun, paranormal, bahkan ke pengobatan tradisional. 


Hingga anak ini dan Ibunya melewati banyak hal sampai pada akhirnya Ibunya pun menemukan bahwa anaknya ini hanya butuh perhatian extra darinya. Perhatian dan ketelatenan orang tuanya dan orang orang sekitar mengerti apa yang dirasakan.


Dan aku baru percaya banget bahwa peran orang tua diperlukan lebih ekstra untuk anak anak yang mengalami Dyslexia saat mengikuti cerita kehidupan seorang artis Indonesia yang anaknya mengalami dyslexia.


artis ini dengan pasangannya hingga membuat sebuah cara dengan mengubah barang atau benda benda sekitar menjadi huruf, tujuannya agar anaknya bisa membaca dan menulis dengan baik. Alhasil anak ini bisa meraih prestasi dan bahkan menjadi murid terbaik di sekolahnya.


Namun sayangnya di Indonesia apalagi di kampung atau daerah, Dyslexia masih belum banyak dipahami masyarakat. Apalagi kalau orang orang kolot, mereka hanya menganggap anak ini rusuh, nakal, bodoh dan lain lain. 


Akupun mulai resah saat punya keponakan yang sudah seharusnya kelas bisa menulis dan membaca, tapi dia belum bisa sama sekali. Sampai pada akhirnya sama bundanya di lesin privat sama seorang guru. Di awal pertemuan si guru bilang untuk perpertemuan biayanya segini ia sebutkan. Tapi beberapa hari kemudian si guru menaikkan harganya. Nampaknya guru ini mulai kuwalahan.


Dari situ lalu aku mulai mencari tau arti Dyslexia secara luas dan ciri-cirinya serta apa yang harus dilakukan orangtuanya.


Dan gayung inipun bersambut, beberapa waktu lalu aku merasa sangat beruntung bisa mendapatkan kesempatan mengikuti sebuah webinar yang aku rasa it's more than webinar tapi ini tu kek semacam ajang diskusi, curhat ngobrol bareng soal Dyslexia.


Dan ini ngobrolnya engga sama sembarang orang, namun langsung dengan pakarnya yang kehidupannya full of Dyslexia Life. Gak tanggung tanggung beliau ini pakar yang sudah menekuni bidang dyslexia ini kurang lebih hampir 11 tahun.

Beliau adalah Bulan Poerbo Ayu, tinggal di Malaysia . Satu - satunya perempuan di Malaysia yang bekerja mendidik ,mengajar anak anak penderita Dyslexia. Ya Tuhan semoga kau kirimkan Bulan-bulan lainnya di Indonesia, harapku kemudian. 


Dan cerita dia itu bener bener seperti, ini tu sudah di gariskan untuknya menyelami kehidupan Dyslexia. Jadi yang paling menarik itu, Bulan Poerbo Ayu ini tak menyadari bahwa ternyata dirinya sendiri mengalami Dyslexia. Jadi selama ini selama dia sudah sekolah bertahun tahun itu dia engga sadar dirinya adalah seorang Dyslexic.


Sampe pada suatu hari Bulan Ayu ini dikenalin sama temennya sama orang Malaysia namanya Jaldeen, beliau ini seorang pakar juga di Malaysia yang sudah menciptakan "assesment tools" untuk mengenal pasti dyslexia. mereka saling mengenal dan pacaran sampai pada akhirnya menikah. 


Dan Ibunya Mr. Jaldeen ini atau mertuanya Bulan Ayu ini ternyata juga seorang yang gelarnya adalah Ibu Dyslexia Malaysia. nama beliau adalah Puan Sariah Amirin, seorang Pelopor pembelajaran untuk pelajar-pelajar dyslexia. 

Nah karena Mr.Jaldeen seorang pakar, maka ia tau sebenarnya apa yang dialami Bulan Ayu, tapi Mr. Jaldeen gak pernah ngomong apapun kepada Bulan Ayu tentang ciri-ciri Dyslexia yang muncul dalam diri Bulan. 


Mungkin waktu itu Mr. Jaldeen merasa ennga enak ngomongnya, atau kalau ngomong taku salah paham takut putus dan lain lain. Hingga sampai setelah menikah perlahan lahan Mr. Jaldeen memberitau Bulan tentang ciri ciri yang ia lihat pada diri Bulan. 

Suami Bulan Ayu dan Mertuanya

Mr. Jaldeen perlahan mulai menerangkan mengapa Bulan Ayu susah mengeja, pintar berbicara tapi susah menulis yang dimaksud. Susah menghitung dan tidak suka dengan kalimat panjang, susah mengingat hal hal kecil sehingga mereka sering salah faham dan banyak lagi ciri lainnya. 


Lalu Bulan pun mulai berfikir dan flasback, oiya yah. Dulu waktu ia sekolah begini dan begitu. Namun, Mr. Jaldeen memberi tau Bulan bahwa Bulan ini adalah sekian persen anak dyslexia yang sangat sukses dan berhasil. Gimana engga dengan segala masalah yang ia alami Bulan sukses meraih gelar SE., SH., MH.,…kebanyakan dyslexic akan gagal dalam pendidikan dan akan ada masalah emotional dan psychology. Ternyata, dyslexic tidak BODOH dan bisa sukses kok. 


Sampai akhinya Bulan mendalami ini dan mengikuti saran mertuanya untuk menjadi  guru di Pusat Dyslexia yang didirikan oleh mertua saya Puan Sariah Amirin. Dari sana lah Bukan dyslexia dan memperlajari dari “Ibu Dyslexia Malaysia” dan juga suami tentang Dyslexia. Bulan belajar bagaimana cara  membimbing anak-anak dyslexia untuk memahami masalah mereka dan bagaimana mengajarkan mereka mengerti apa yang dialami dan bisa sukses di sekolan mainstream.




Memang tidak mudah tapi Bulan terus belajar, seperti memperhatikan “mood” pelajar, bagaimana sabar menghadapi anak anak saat belajar. Dan rasanya Bulan seperti bercermin pada masa kecilya dulu saat kesusahan dalam belajar. Tapi ada rasa puas juga saat ia bisa membantu mengatasi kelemahan anak anak dyslexia. 

Bulan Ayu juga aktif dalam program awareness dyslexia, mulai dari Johor, ke Melaka, ke Port Dickson, ke Ipoh, Penang, Langkawi, Kota Bharu, Kuantan, sampai ke Sabah dan Sarawak untuk menjalani program-program awareness dyslexia dan juga cara penanganannya.

Dan Ya Allah cerita mengharukan lagi tu, saat Bulan Ayu Dyslexia dikaruniai anak, dan ternyata anaknya juga mengalami Dyscalculia, dia mengalami kesulitan dalam berhitung, mengenal angka dan nilai. Tapi Bulan tak putus asa, pasti bisa lebih baik. Dan sampai akhirnya anaknyapun bisa mengatasi Dyscalculia nya lalu mampu memasuki sekolahan ternama di Malaysia. Hal yang membanggakan anak Dyscalculia bisa masuk sekolah terkenal. 


Nah soal Dyslexia ini  di Indonesia belum banyak yang tahu apa itu Dyslexia, bagaimana penanganannya dan sampai kapan bisa sembuh seperti orang normal lainnya. 

Bahasa umum untuk dyslexia adalah anak anak yang mengalami masalah pembelajaran. Tidak paham urutan angka, tidak paham urutan huruf , susah konsentrasi, susah membaca dll. 

Nah di Malaysia sudah ada sekolah sekolah penanganan Dyslexia ini. Mereka diajarkan sesuai tools yang telah dipatenkan oleh suami Bulan Ayu bernama Jaldeen Mohd Ali.

Selain itu, ibu mertua Bulan Ayu juga mempunyai andil penanganan Dyslexia di Malaysia , menjadi pelopor Dyslexia Malaysia , berjuang agar anak2 Penderita Dyslexia dari taman kanak kanak hingga universitas untuk memperhatikan, memberikan beasiswa kepada anak penderita Dyslexia. 

Sekarang Bulan Ayu yang masih berkewarganegaraan Indonesia menjabat sebagai Director dan Program Director  Dyslexia Genius Malaysia. Sebuah lembaga khusus penanganan anak anak Dyslexia. DYSLEXIA GENIUS Sdn Bhd MALAYSIA


Nah buat teman-teman yang juga ingin mengetahui lebih tentang Dyslexia catat tanggalnya nih buat ikutan webinar nanti. 




Semoga bermanfaat










#Dyslexia
#BulanAyuDyslexia
#BulanBaktiDyslexia  

#DyslexiaGeniusSdnBhdMalaysia 

# PTBid Program

Thursday, October 14, 2021

Lagu "Minta Ayah" dari Hoala & Koala

 Hoala Koala


"Anak anak sekarang sukanya nyanyi lagunya orang gede"

" Anak anak sekarang kasian gak punya lagu anak anak yah"


Itulah beberapa keluhan para orang tua yang sedih melihat anak anaknya yang bahkan ngomong belum lancar pun menyanyikan lagu orang dewasa. Tapi nampaknya orang tua kini tak perlu risau, apalagi saat anak anak lebih memilih bermain memegang gadget. Teknologi kan bagai dua sisi mata pisau, kita gunakan dan manfaatkan saja untuk hal-hal baik yang positif untuk anak.

Untuk apa? Ya itu untuk memperkenalkan lagu anak anak terbaru, melalui channel YouTube. Jadi apa yang di dengar dilihat bisa memberikan manfaat. Emang ada lagu anak anak terbaru yang bener bener buat anak anak? Ada dong. Cussss buka aja YouTube Hoala & Koala

Hoala Koala

Hoala dan Koala adalah teman bermain baru untuk anak-anak Indonesia! Hoala dan Koala menyajikan banyak lagu anak-anak berbahasa Indonesia yang akan ditampilkan dalam bentuk animasi 3D.


Dengan lirik yang mudah dipahami, dengan lirik kata kata sehari hari sehingga inipun bermanfaat untuk menambah kosa kata anak anak.


Di YouTube Hoala & Koala seluruh karakter yang ada di dalam animasi musik ini juga bisa bernyanyi loh, seperti tokoh Ayah, Ibu, Miss Jeruk, dan lainnya. Dengan banyaknya variasi karakter dan suara seperti ini, lagu-lagu yang disajikan gak cuma dapat menghibur anak-anak, namun juga dapat menghibur para orang tua yang menemani anaknya menonton atau mendengarkan lagu dari Hoala & Koala. 


Bisa-bisa nanti malah ayah Ibunya hafal dan bisa bernyanyi bersama, dan bisa bisa dalam keseharian nanti ngobrolnya pakai lagu Hoala & Koala hehehe. Iya soalnya lirik lirik lagunya tu kayak ngobrol sehari hari tapi bagus tapi singkat dan mudah dimengerti.


Seperti lagu anak Minta Ayah Hoala Koala yang judulnya "Minta Ayah" ini. Lagu ini relate banget loh sama kenyataan dikehidupan sehari hari. Biasanya Ibu selalu memberi pengertian kepada anak kalau nonon TV seharian itu tidak baik, bermain HP seharian itu tidak baik, dan biasanya anak kalau sudah dilarang selalu mencari seseorang yang bisa memberinya. Dan biasanya itu adalah Ayah hehehhe


Hoala Koala


Tapi dalam lagu "Minta Ayah" ini, Ayahnya memberi contoh yang baik, Ayah juga tidak memberi nonton tv ataupun bermanin HP, Ayah juga memberi pengertian yang sama dan memberi solusi main bersama saja. 


Lalu pas IBu pulang Hoala cerita kepada Ibunya, kalau dia tidak main hape atau nonton TV sama sekali dan bermain sama Ayah. Ibunyapun memberikan apesiasi pada Hoala yang sudah bersedia manut mendengarkan perkataan Ibunya. Dan Wakakak endingnya reality lucu banget, tapi pas ibu pulang eh sekarang kenapa Ayah yang jadi nonton Tv dan main HP lalu semua tertawa bersama hahahaha


Nih mau nonton dan dengar lagunya gak?



Coba deh dengerin lirik lagunya, sehari hari banget dan simple banget tapi ngena banget yah?


kata ibu aku tak boleh menonton tv setia waktu

tak baik untukku 

ibu sedang pergi

apa aku boleh minta kepadamu

ayahku tersayang


menonton tv setiap waktu memang tidak baik untuk kamu dan kamu

dari pada kamu mennton tv yok kita bermain bersama 




kata ibu aku tak boleh bermain HP setiap waktu

tak baik untukku 

ibu sedang pergi

apa aku boleh minta kepadamu

ayahku tersayang


bermain HP setiap waktu memang tidak baik untuk kamu dan kamu

dari pada kamu mennton tv yok kita bermain bersama 



Ibu sudah pulang lalu aku bilang

aku  tak menyentuh TV atau HP

minta pada ayah namun tak dikasih

ayah mengajakku bermain bersama


Terimakasih kamu mendengarkan kata ibu yang terus ibu ulang

namun kenapa sekarang malah ayah yang nonton TV main HP



Gimana? Bagus kan? beneran deh, kayak gini tu harus diviralin di TikTok di IG juga, soalnya anak anak bayik sekarang juga pada liat TikTok kalau orang tuanya los pada anaknya mau main HP ampe berjam jam. Paling gak ada konten lagu anak bagus yang dia lihat hehehe.


Oya, aat ini Hoala & Koala sudah punya 5 album dan lebih dari 45 lagu anak-anak baru yang bisa dilihat di Youtube, Spotify hingga iTunes loh. Luar biasa ya. Dan Hoala & Koala juga punya keunikan lainnya dalam pemilihan genre. Tak hanya satu genre children pop yang diangkat oleh Hoala & Koala, tapi juga terdapat variasi genre lainnya seperti jazz, big band, swing, jpop, hingga etnik. Wah Hoala & Koala bisa bikin anak-anak bisa punya pandangan umum atas lagu anak. 


Ayo moms, gak usah khawatir lagu anak-anak gak ada, ada banyaaaaak dan bagus bagus kok di channel YouTube Hoala & Koala.


 

The Journey of Life Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang