Tuesday, November 19, 2019

Pengalaman Seru Liburan di Kota Cepu Puas Banget Bikin Konten Video

Aku lahir di Kota Cepu, tapi sejak lulus Sekolah Dasar aku sudah studi merantau ke beberapa kota seperti Rembang, Solo, Yogyakarta dan kini tinggal di Bintaro Tangerang Selatan. 

Jujur saja kota Cepu ini kecil, tapi nama dan keramaiannya lebih besar dari pada kabupatennya yaitu Blora. Karena di kota Cepu ada beberapa perusahaan minyak dan ada Perhutani. Kini lebih ramai, karena banyaknya pendatang dari luar kota yang sekolah, bekerja atau hanya sekedar dinas di Cepu. Maka tak heran jika kini banyak sekali Hotel-hotel megah dibangun disini. 

Dulu, kalau ada teman yang tanya "tempat wisata di Cepu yang cakep apa aja?" Aku sempat bingung. Tapi sekarang aku gak bingung lagi. Karena aku sudah menemukan tempat liburan yang ternyata seru banget di kota Cepu bahkan bisa buat seseruan sekeluarga. 




LOCO TOUR CEPU


Ini adalah salah satu tempat wisata yang kini terkenal banget. Ini semacam tempat peninggalan kereta jaman dulu yang dikelola perhutani Cepu. Jaraknya hanya 1 KM dari rumah kampung halamanku. Disini nuansanya jadul tapi asyik buat foto-foto. Ada tumpukan kayu kayu, pohon besar, kereta jaman dahulu dan beberapa kereta bekas untuk mengangkut kayu.

Aku, Suami dan Keponakanku Dinda dan Adya

Kesan pertama mengunjungi loco tour ini bak menemukan berlian. Kita wajib bikin kontent kataku. Content is number one hahahha. Lalu aku, suami dan keponakan-keponakanku membuat video clip cover Sabyan di loco tour ini. 

Thursday, November 7, 2019

Zona Ceria GERMAS di SDN Rawa Barat 05


Sudah gak asing kan dengan istilh GERMAS? Yups GERMAS adalah gerakan masyarakat hidup sehat. Sekarang tak bisa dipungkiri dunia berkembang pesat. Begitu pula dunia kuliner. Bisnis kuliner makin meningkat, kegemaran makan juga bukan hanya sekedar mengisi perut. 

Berbagai inovasi makanan olahan, makanan instan yang banyak menarik perhatian, enak lezat dan yang terlebih adalah harganya murah terjangkau. Membuat banyak orang lupa diri dan lepas kontrol akan apa yang ia makan.

Makanya kini makin banyak penyakit-penyakit seperti Diabetes dan lain-lain muncul pada anak-anak atau anak muda. Hal ini dikarenakan apa yang selama ini dikonsusmsi. 

Untuk itu muncullah GERMAS ini, untuk berama sama kembali mengingatkan dan memunculkan semangat hidup sehat. Dan hidup sehat itu dimulai dari keluarga yang paling kecil. 


Zona GERMAS SDN Rawa 05

Nah beberapa waktu lalu Germas menyambangi SDN Rawa Barat 05 dengan berbagai kegiatan seru diantaranya adalah 

  • Pentas Seni
  • Lomba Mewarnai
  • Story Telling dan Magician
  • Lomba Kreasi Sarapan Sehat
  • Seminar Parenting
Gak cuma anak anak yang seseruan disini. Tapi juga orangtua murid ikut lomba membuat kreasi sarapan yang sehat serta turut mengikuti seminar parenting. 

Friday, November 1, 2019

Film 99 Nama Cinta, Seluas itulah Cinta


Jujur aja aku seneng banget lho sama Deva Mahendra, kegememesan aku pertama kali saat menyaksikannya di acara Sitkom di sebuah stasiun televisi. Dan aku sudah lama suka sama Acha Septriasa sejak di film fenomenalnya dulu, ah kamu pasti sudah tau kan. Heheee

Nah, bulan ini ada film yang sudah ditunggu tunggu masyarakat yang juga meidolakan mereka. Yaitu 99 Nama Cinta. Kok judulnya 99 nama cinta? 99 Nama Cinta itu pesannya kalau kita mengingat 99 nama Tuhan dalam hidup kita, banyak masalah yang bisa kita pecahin. Tapi kok tidak 100? satu buat manusia kan, cinta itu,

99 nama cinta ini kisah romansanya ada, lucu juga gemesin, religinya juga dapet. Wah pokoknya bisa sibilant ada tiga genre yaitu drama, komedi, serta religi dalam satu cerita.

Lucu banget deh liat kisah Talia (Acha) yang selama ini pegang program infotaiment dan tiba tiba harus berhadapan dengan Kiblat (Deva) yang telah diamanati untuk mengajar agama pada Talia. Sejak itulah hidupnya berubah. 

Oiya dalam cerita ini mereka tu dulu ternyata masa kecilnya berteman loh. Tapi ya gitu udah gede mah lupa. Aku sendiri juga ngalamin kok, sama temen SD dulu, dulu mah deket, habis itu sekolah masing masing pisah puluhan tahun, ketemu lagi ya tetep kagok dan aneh, kayak kenalan baru lagi. Ya seperti itulah mungkin pertemuan Thalia dan Kiblat. 

Apalagi pertemuan mereka bukan pertemuan biasa. Melainkan Kiblat datang menemui Talia untuk menjalankan amanat Ayah talia untuk mengajar ilmu agama. Bahahaaha... padahal kehidupan talia saat itu sedang gemilang akan obsesi program infotaimennta itu. 

Ada banyak pelajaran yang bisa kita ambil dari film ini yaitu Ada pembelajaran tentang Asmaul Husna yang dituturkan dengan bahasan yang sederhana dan casual. Memang, film ini punya nilai lebih dari segi cerita di mana akan ditemukan beberapa unsur religi di dalamnya, meskipun ini adalah film bergenre casual romance.

Pas nonton film ini nanti, penonton bakal ngerti banget bagaimana kontrasnya dunia gosip dan pesantren yang dikemas secara menarik dalam cerita.

Dalam film ini gak cuma Acha dan Deva tapi juga ada Adinda Thomas, Chiki Fawzi, Susan Sameh, Dzawin, Robby Purba, hingga Ayana Moon. Haisss ada bau bau koreanya nih.

Dannnnn bagaikan angin segar di dunia perfilman. Karena di film ini ada Chiki Fauzi yang untuk pertama kali bermain film tapi udah jos banget aktingnya. Nah kehadirannya inilah yang lumayan bikin hati Talia gonjang ganjing. Udah cantik, berhijab, pinter lagi. 

Dalam seiring berjalannya waktu, ya gitu deh perasaan Talia pada Kiblat. Apalagi Kiblat ini ustadz muda, ganteng pinter gaul lagi. Siapa sih yang enggak kesemsem ama dia?

Nah, gimana yaaaaa jadinya? Kira kira Kiblat bakal sama talia atau? Hahaha yuk buruan cuzzz nanti tanggal 14 November buat nonton kisah mereka. 
 

The Journey of Life Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang